TAK BISA KE LAIN HATI

๐Ÿ’Ž -kisah kesetiaan abadi Ummu Darda terhadap suaminya-

โž–โž–โž–โž–

๐ŸŒผ Hari itu, Ummu Darda’ bergumam dalam doanya,

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุจูŽุง ุงู„ุฏู‘ูŽุฑู’ุฏูŽุงุกู ุฎูŽุทูŽุจูŽู†ููŠ ููŽุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌูŽู†ููŠ ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุงุŒ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ููŽุฃูŽู†ูŽุง ุฃูŽุฎู’ุทูุจูู‡ู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒุŒูŽ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูุฒูŽูˆู‘ูุฌูŽู†ููŠู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู

“Duhai Allah, sesungguhnya Abu Darda’ telah resmi melamarku, dan mengikat daku dalam mahligai pernikahan di dunia ini.

Oleh karena itu Ya Allah, kini Aku meminangnya, dan memintanya kepadamu, agar nanti engkau nikahkan daku dan dia di JannahMu kelak.”

๐Ÿก Mendengar hal itu, Abu Darda’ lantas membalasnya dengan mengatakan,

ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุฑูŽุฏู’ุชู ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽูƒูู†ู’ุชู ุฃูŽู†ูŽุง ุงู„ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ูŽ ููŽู„ุง ุชูŽุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌููŠ ุจูŽุนู’ุฏููŠ

“Jika engkau memang menginginkan hal itu, maka Aku adalah cintamu yang pertama. Dan, janganlah engkau menikah lagi dengan pria lain sepeninggalku nanti.”

๐ŸŒ™ Berlalu masa, akhirnya Abu Darda’ lebih dahulu wafat meninggalkan dunia ini.

๐ŸŒท Kala itu, Ummu Darda’ dikenal seorang wanita yang berparas cantik dan begitu gemulai.

๐Ÿ’ข Berselang waktu, sahabat Muawiyah datang untuk meminang Ummu Darda. Namun Ummu Darda’ menolak hasrat baik tersebut dengan mengatakan;

ู„ุง ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ุง ุฃูŽุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌู ุฒูŽูˆู’ุฌู‹ุง ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฃูŽุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌูŽ ุฃูŽุจูŽุง ุงู„ุฏู‘ูŽุฑู’ุฏูŽุงุกู ุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู

“Tidak, demi Allah. Sungguh Aku tak akan menikah lagi di dunia ini, sehingga nanti dengan izinNya, Allah nikahkan kembali Aku dan Abu Darda’ di JannahNya kelak.”

๐Ÿ“– Hilyatul Auliya, 1/224

 

โœ… KETERANGAN:

๐Ÿƒ Ummu Darda’ memohon dalam doanya seperti itu, karena di Jannah kelak, seorang wanita akan disandingkan kembali dengan suaminya yang terakhir ia nikahkan saat di dunia. Sebagaimana disebutkan dalam hadits:

ุฃูŽูŠู‘ูู…ูŽุง ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ุชููˆููู‘ููŠูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ุฒูŽูˆู’ุฌูู‡ูŽุง ููŽุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌูŽุชู’ ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ู ููŽู‡ููŠูŽ ู„ูุขุฎูุฑู ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู‡ูŽุง

โ€œWanita manapun yang ditinggal mati suaminya, kemudian si wanita menikah lagi, maka dia menjadi istri bagi suaminya yang terakhir.โ€

๐Ÿ“– (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Washith dari Abu Darda’. Dishahihan oleh Al-Imam Al-Albani dalam Ash-Shahihah 3/275)

 

๐Ÿž Dengan cara itu, Ummu Darda’ berharap Allah satukan kembali dirinya dengan Abu Darda di JannahNya kelak. Wallahu a’lam (pen)

 

๐Ÿ“ Diterjemahkan Oleh: Ustadz Abdul Wahid at-Tamimi hafizhahullah

 

3 thoughts on “TAK BISA KE LAIN HATI”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *